Adie Prasetyo

Because History Must be Written

Presiden Mengeluh Lagi

Posted by Ndaru Nusantara pada 23 Agustus 2010

Penolakan Presiden Jelaskan Isu Kontroversial

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan tidak akan banyak mengomentari isu-isu kontroversial, termasuk yang melilit keluarganya.

“Presiden tidak elok kalau reaktif terhadap isu-isu yang muncul setiap hari,” kata Yudhoyono dalam sambutan acara buka puasa bersama pengurus dan anggota Fraksi Partai Demokrat di Puri Cikeas, Bogor, Ahad (22/8). Meski begitu, kata Yudhoyono, “Saya ikuti isu di media massa.”

Menurut Yudhoyono, meski banyak isu yang menurut dia memberi pencerahan bagi masyarakat, banyak juga isu yang mendiskreditkan pribadi. “Ini dinamika politik,” kata Presiden.

Dalam beberapa hari terakhir, banyak isu kontroversial seputar diri Yudhoyono dan keluarganya. Kontroversi itu sebagian besar dipicu oleh tindakan Presiden dan keluarganya, serta tindakan pemerintah di bawah kepemimpinan Yudhoyono.

Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch Emerson Yuntho mengatakan, keengganan Presiden menanggapi berbagai kritik justru bisa memicu kesan bahwa Presiden menganggap sepi kritik itu. “Merasa diri paling superior,” kata Emerson melalui telepon tadi malam. “Merasa semuanya under control.”

Menurut Emerson, posisi Presiden saat ini memang relatif aman dari kontrol lembaga lain. Soalnya, hampir semua partai politik memilih pro-kebijakan Presiden. Sedangkan lembaga di luar kontrol kepresidenan, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi, posisinya juga lemah.

Pilihan Presiden untuk tidak menjelaskan berbagai kontroversi itu, menurut Emerson, malah bisa memunculkan kesan lepas tanggung jawab. “Kalau mau bijaksana, dia bisa menyampaikan bahwa kritik itu akan menjadi catatan di masa akan datang,” ujar Emerson.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Arbi Sanit, mengatakan, dalam pemerintahan memang ada masalah yang harus direspons dengan segera, ada juga masalah yang tak perlu direspons karena akan reda dengan sendirinya. “SBY memilih opsi terakhir.”

Arbi mengamati, SBY cenderung cepat bereaksi terhadap isu yang berkaitan dengan pembangunan atau pemerintahan. “Tetapi, kalau sifatnya subyektif yang menyangkut keluarga atau kerabat, dia akan lebih hati-hati,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: