Adie Prasetyo

Because History Must be Written

Curhat Warga Malaysia: Berapa Lama Kita Akan Mentolelir Hal Ini?

Posted by Ndaru Nusantara pada 27 Agustus 2010

Inilah sepucuk surat pembaca seorang warga Malaysia di Indonesia yang dimuat di The Star Online:

Apakah mereka tidak sadar bahwa dua juta warga mereka telah tinggal di sini, mencari uang, yang kebanyakan dikirim ke kampung halaman mereka untuk membantu keluarga mereka hidup lebih baik.

Apakah mereka tidak tahu banyak warga mereka di sini yang mengklaim untuk bekerja namun malah berakhir menjadi penjahat? Kami harus mengalami itu semua karena kami memaklumi dan kami tidak menyalahkan semua warga Indonesia yang kami temui atas kesalahan yang dilakukan oleh yang lainnya.

Dengan menjadi negara yang ramah, tetangga yang baik, inilah yang kami terima sebagai balasannya — harga diri kami diinjak-injak, dihina dan dipanggil dengan berbagai nama oleh rakyat mereka.

Saya paham bahwa aksi ini tidak mencerminkan sentimen mayoritas namun dari apa yang saya lihat di televisi, jumlah orang yang tidak senang di sana bertambah.

Pemerintah mereka meminta kami mengabaikan kelompok itu untuk menjaga hubungan bilateral antara kedua negara tapi untuk berapa lama? Mereka tidak mengambil tindakan ketika kampanye pertama untuk “mengganyang” kami didengungkan di jalan-jalan mereka dan sekarang ditambah dengan ini.

Berapa lama lagi kami harus mentolerir ini?

Untuk rekan-rekan sesama bangsa kami, saya pikir inilah saatnya kita membatalkan kunjungan kita, tur-tur dan kegiatan lainnya ke Indonesia. Tak ada gunanya mendukung perekonomian negara yang rakyatnya akan mensweeping kita selagi kita berada di sana.

Untuk pemerintah kami, ini saatnya kita bangkit dan melindungi harga diri bangsa kita. Sebagai warga Malaysia, saya tak bisa menerima aksi ini terlebih lagi saat kita akan merayakan Hari Kemerdekaan kita pekan depan.

2 Tanggapan to “Curhat Warga Malaysia: Berapa Lama Kita Akan Mentolelir Hal Ini?”

  1. heri said

    kl memang perlu di “ganyang” ya harus dilakukan! kl memang berani perang ya harus single donk….jangan keroyokan!!!

  2. Skolastika Heni Djong said

    Mnurut saya, isi surat in tidak baik..Takutnya ini akan berakibat Fatal bagi kita semua baik Indonesia maupun Malaysia….Kta sebaiknya jgnlh sling brmusuhan stu sama lain..Apa gunanya Sich….?? Bukankkah selama ini kta sling membantu ( Malaysia mengijinkan TKI/TKW Indonesia bekerja d sana n Malaysia juga banyak belajar Di Indonesia….)…Kta in stu rumpun n bukankah warga Indonesia jga bnyk yg menetap d Malaysia, jdi untuk apalah kta Berseteru seperti ini….????..Mengenai batas wilayah, cobalah bermusyawarah secara baik-baik n temukan jalan keluarnya n salah satu harus mengalah demi kebaikan..Saya emang hanya rakyat biasa jdi saya gx berani komentar bnyk….Intinya saya tidak memihak salah satu pihak, yg saya ingin hanyalah sebuah PERDAMAIAN..Klu kta tidak ingin bumi kta in hancur…..Tolong CIPTAKANLAH PERDAMAIAN n BUANGLAH RASA EGOIS MASING_MASING…TUHAN MEMBERKATI…GBU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: